Tim KTI Nuris terdiri dari Afaf Mutia Zahwa, Kavilatul Bariroh dan Muhammad Kholid. Tiga siswa kelas XI IPA MA Unggulan Nuris berhak memboyong tropi juara, tropi bergilir Ganesha, serftifikat, dan uang pembinaan senilai 2 juta rupiah.
“Saya sangat bahagia dan bangga sekali karena akhirnya mampu menjuarai lomba ini dan membawa nama almamater Pesantren Nuris Jember ke kancah nasional,” kata Kholid seperti dikutip http://pesantrennuris.net.
Beberapa waktu lalu, SMA Nuris Jember meraih juara ke-2 di Unibraw Malang, SMK Nuris Jember juara 3 di Pondok Pesantren Al Amien Sumenep Madura. “Akhirnya, MA Unggulan Nuris juga mampu meraih prestasi nasional bahkan juara 1. Kami bersyukur ekskul KIN (Karya Ilmiah Nuris) mendapat perhatian respektasi yang besar,” kata Kholid.
Afaf Mutia Zahwa, ketua tim KTI MA Unggulan Nuris mengatakan, awalnya mereka mengirimkan abstrak dan karya melalui email ke panitia LKTI VIII di Undiksha Bali itu, yang bertema “Kenakalan Remaja”.
“Ternyata karya kami dinilai layak presentasi di babak final, mengalahkan total 92 peserta dan dipilih 10 peserta terbaik berkat gagasan implementatif yakni, Aprengers atau Aplication of Reproductive for Teenagers yaitu Sistem Informasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Mobilephone Aplication dalam Mengurangi Triad KRR pada Remaja. Karya ini dinilai panitia sebagai gagasan yang kreatif dan inovatif,” kata Afaf.
Rochmati, Pembina dan pendamping LKTA MA Unggualn Nuris dan Ning Balqis Al Humairo, kepala MA Unggulan Nuris turut menyampaikan apresiasi mereka atas keberhasilan anak didiknya.
“Merasa bersyukur atas capaian Kholid, Afaf, dan Kavila. Semoga bisa menginspirasi adik-adiknya di masa mendatang dan terus meningkatkan prestasi, serta tetap menjadi seseorang yang rendah hati,” kata Rochmati bangga.
Menurut Rochmati , tim KTI MA Unggulan Nuris kembali akan tampil di final LKTI di UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta pekan ini. "Mohon doanya," tambahnya. [Red: Anam]
No comments:
Post a Comment