Tuesday, July 26, 2016

Bentuk Universitas Islam Internasional Indonesia, Kemenag Disupport Kemristekdikti

[caption id="attachment_2242" align="aligncenter" width="700"]Menristek Dikti, Mohamad Nasir Menristek Dikti, Mohamad Nasir[/caption]

Tangerang Selatan, PendidikanIslam.ID –Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) telah keluar beberapa waktu yang lalu. Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, pembentukan UIII bertujuan menghasilkan pendidikan yang memberi pemahaman tentang Islam Nusantara, Islam yang memberi kedamaian, yang memberi cinta kasih.


Dalam rangka mensupport pembentukan kampus ini, sebagaimana disebutkan di laman republika.co.id, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) siap dan akan turut serta memfasilitasi pembentukan kelembagaan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang akan didirikan di Cimanggis, Depok, Jawa Barat


"Kewenangan pembangunan dan operasional Universitas Islam Internasional Indonesia ada di Kementerian Agama. Kami memfasilitasi kelembagaannya saja," kata di sela-sela pelatihan Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) 2016 di gedung Technology Business Incubator Center (TBIC), Serpong, Tangerang Selatan, Ahad (24/7).


"Kalau saya, untuk secara tujuan yang ingin dicapai, tentu mendukung. Karena ini kan perguruan tinggi baru yang juga diminta langsung oleh Presiden pembangunannya, karenanya perlu kita kawal," lanjutnya.


Selama ini, menurut M. Nasir, studi Islam internasional itu sebenarnya sudah ada di perguruan tinggi negeri (PTN). Bentuknya kelas internasional dan dual sistem. Namun yang ini memang benar-benar khusus perguruan tinggi yang khusus untuk mendalami studi Islam.


Pemerintah melalui Kementerian Agama menyiapkan dana 22 miliar untuk pembangunan UIII. Dana tersebut berasal dari penghematan anggaran dinas, rapat, dan honor Kementerian sebesar 6 miliar, serta 16 miliar yang diajukan dalam APBNP 2016.


Sesuai dengan Perpres, kampus UIII akan dibangun di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dengan luas lahan sekitar 142 hektare (ha), dan diharapkan perkuliahan sudah dapat berjalan pada 2018 (@viva_tnu)

No comments:

Post a Comment