Jakarta, PendidikanIslam.id - Sebanyak 410.531 siswa Madrasah Aliyah Senin (14/3) ini mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional (UAMBN). UAMBN ini akan berlangsung selama tiga hari sampai dengan Rabu (16/3) besok.
Adapun mata pelajaran yang diujikan ada lima yang merupakan pelajaran ciri khas madrasah, yaitu: Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Khusus untuk siswa MA dengan peminatan keagamaan, ujiannya akan difokuskan pada pelajaran Ilmu Kalam, Akhlak Tasawwuf, SKI, dan Bahasa Arab.
Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa UAMBN bertujuan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir jenjang Madrasah Aliyah.
“UAMBN diharapkan berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu madrasah, umpan balik perbaikan program pembelajaran, dan alat pengendali mutu pendidikan,” terang M. Nur Kholis.
Menurutnya, tema UAMBN tahun ini adalah ‘Mewujudkan Siswa Madrasah yang Jujur, Berprestasi, dan Bermanfaat’. Untuk itu, pelaksanaan UAMBN tahun ini lebih menekankan pada aspek integritas dan kejujuran. Guru besar UIN Sunan Kalijaga ini berharap siswa madrasah berada pada garda terdepan dalam keteladanan sikap dan itu tercermin dalam teknis proses ujian.
“Saya atas nama Direktorat Pendidikan
UAMBN akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dikoordinasi oleh para Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Provinsi serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah di Kankemenag Kabupaten/Kota. “Untuk proses kordinasi yang baik, apresiasi saya sampaikan kepada Kabid dan Kasi Pendidikan Madrasah di Kankemenag Provinsi dan Kabupaten/Kota,” terang M. Nur Kholis.
Berbeda dengan MA, UAMBN Madrasah Tsanawiyah (MTs) baru akan digelar pada 11 – 13 April mendatang. Sampai saat ini, tercatat lebih dari 1 juta siswa MTs akan mengikuti UAMBN pada tahun ajaran 2015/2016 ini. (Red: Anam)
No comments:
Post a Comment