Untuk “sabetan” medali emas, Ocha murid kelas IV dan Ave murid TK A Madrasah Pembangunan UIN Syahid Jakarta ini berhasil menginisiasi Soccer Robotic Junior dan kategori Brick Speed. Sedangkan medali perak yang diraih tim junior ini dikarenakan berhasil menciptakan Maze Solving Junior. Sedangkan untuk kompetisi kategori Aerial Robotic Junior, Ocha (9 tahun) Ave (4 tahun) ini juga menggondol medali perunggu, mempencundangi 130 peserta dari negara-negara Asia.
Menurut viva.co.id, acara yang diselenggarakan oleh Madrasah Al-Aràbiah Al-Islamiah Singapura ini, ada tujuh kategori yang dilombakan yakni Brick Speed, Soccer, Robot Creative, Aminasi Robotic, Maze Solving, dan Robot Perform/Teater. Enam (6) medali yang diraih tim madrasah dari berbagai tingkatan tersebut adalah perolehan peserta dari Madrasah Pembangunan UIN Jakarta.
[caption id="attachment_703" align="alignright" width="250"]
Ocha, putri kedua dari Sidik Sisdiyanto-Himatul Laily Waisnaini, memang mempunyai hobby dalam merangkai robot. Hal ini dibuktikan dengan seringnya menjuarai berbagai event yang berkaitan dengan robot. Dalam perlombaan di Singapura tersebut Ocha, turun di tiga kategori perlombaan, yaitu Creative Robotic, Brick Speed dan Aerial Robotic.
Menurut Sidik, pada tahun 2015 lalu, Ocha mengikuti 2 event nasional dan berhasil menyabet juara I. Pada ajang Kontes Robot Nasional (3rd KRON 2015) di Jakarta, Ocha meraih Gold Prize Medal kategori 2 on 2 Soccer dan Special Award ketegori Kinder Mission Junior.
“Ocha juga berhasil meraih Silver Prize Champhions pada kategori Steam Mission Junior dan Special Prize Champions kategori Soccer Junior pada ajang I-Rofest di Serpong”, lanjut Laily penuh bangga. (@viva_tnu)
No comments:
Post a Comment