Tuesday, May 17, 2016

MAN IC Jambi Lakukan Pelatihan Intensif Hadapi OSN

[caption id="attachment_1638" align="aligncenter" width="275"]MAN IC Jambi MAN IC Jambi[/caption]

Palembang, PendidikanIslam.ID - MAN IC Jambi telah menghasilkan 7 (tujuh) angkatan. Geliat prestasinya tidak disangsikan lagi, terbukti dengan lolosnya 5 (lima) muridnya mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 di Palembang, 15-21 Mei 2016. Mereka mengikuti kejuaran bidang Ekonomi, Matematika, Kebumian, dan Astronomi. Untuk sampai kesana, MAN IC Jambi telah memprogramkan pembinaan berjenjang bagi para guru dan siswa dalam menghadapi berbagai kompetisi baik lokal sampai naional.


“Program persiapan dalam menghadapi kompetisi skala nasional tersebut, sudah kami persiapkan sedari awal, bahkan menjadi salah satu program khusus MAN IC Jambi,” ujar Mashuri, Kepala Sekolah MAN IC Jambi, sebagaimana disebutkan di laman kemenag.go.id.


Salah satu program misi MAN IC lanjut Mashuri, yaitu menjadi mangnet school, pembinaan melibatkan para guru-guru MAN IC khususnya dan guru-guru sekolah lain yang berada di Provinsi Jambi untuk selalu meningkatkan kompetensinya serta melihat potensi murid dalam berbagai kompetisi yang akan diikuti.


“Melakukan pembinaan, dua hal arahannya baik kepada para guru dan murid peserta kompetisi. Dua target tersebut harus dilaksanakan, apalagi untuk sekolah baru seperti MAN IC Jambi ini sangat membutuhkan sentuhan tersebut, juga untuk menggairahkan agar sekolah-sekolah di Jambi ikut serta dalam mengembangkan prestasi minat bakat siswa di ajang kompeteisi semacam OSK-OSP bahkan OSN,” terang Mashuri.


Walau sekolah-sekolah lain belum bergairah lanjut Mashuri, diharapkan dengan program-program semacam itu dan keberhasilan MAN IC Jambi, dapat memberi semangat positif dan efek domino terhadap sekolah-sekolah lain. Untuk kesiapan mengikuti khsususnya untuk OSN ini, MAN IC Jambi mempersiapkannya singkat namun intensif


“Program pelatihan intesif yang ditekankan kepada kemapuan para guru dalam menghadapi OSN tahun ini dapat dikatakan sangat singkat, dengan lama pelatihan bagi guru 4 hari dan siswa 5 -6 hari. Namun ia optimis dalam menghadapi hal tersebut, karena dari awal kami sudah memprsiapkan,” ungkap Mashuri penuh optimis. (@viva_tnu)

No comments:

Post a Comment