Friday, May 13, 2016

Pentashihan Al-Qur'an Digital oleh Kementerian Agama Capai 80 Persen

JAKARTA, PENDIDIKANISLAM.ID - Kementerian Agama merespon banyaknya Al-Qur'an digital dengan mengembangkan Al-Qur'an versi resmi Kemenag sejak Mei 2015 yang kini hampir rampung atau masih 80 persen, kata Kepala Bidang Pentashihan Mushaf Alquran Kemenag Abdul Azis Siqdi.

"Hingga saat ini tersebar ratusan aplikasi Al Quran digital di dunia maya dan belum ada yang diverifikasi isinya sehingga berisiko terhadap kesalahan," kata Aziz di Jakarta, Jumat (13/5) seperti diberitakan antaranews.com.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat pada November 2015 ada 251 aplikasi Al Quran di "Playstore". Kehadiran Al-Qur'an versi Kemenag, kata dia, diharapkan dapat memberi pilihan kepada masyarakat terhadap Al-Qur'an digital yang telah diverifikasi.

Azis mengatakan terdapat tiga jenis mushaf standar yang beredar di Indonesia yaitu mushaf Utsmani, mushaf Bahriah (untuk penghapal Al-Qur'an) dan mushaf tunanetra/braile.

Sementara untuk Al-Qur'an digital saat ini ada dua jenis yaitu format pdf dan ketikan ulang dengan jenis font Arab tertentu.

Untuk Al Quran digital versi pdf, kata dia, relatif aman untuk digunakan karena dibuat dari pemindaian Al-Qur'an cetak biasa. Sementara jenis mushaf digital yang ditulis ulang cukup rentan dipakai karena terdapat risiko kesalahan.

Menurut dia, terdapat Al-Qur'an digital yang tidak bekerja optimal di jenis telepon genggam cerdas tertentu (tidak kompatibel) sehingga menyebabkan kesalahan urutan huruf, tanda baca dan ketidakbenaran lainnya.

Aziz mengatakan pihaknya menargetkan Al-Qur'an digital Kemenag dapat selesai sebelum bulan puasa tahun 2016 sehingga saat Ramadhan dapat dipakai masyarakat. (Red: Fathoni Ahmad)

No comments:

Post a Comment